Rabu, 27 Januari 2016

Mengapa oh Mengapa (1)

Berawal dari kesalahan kini aku  terjatuh didalam nya. kesalahan dimana aku bertemu dengannya. yah dengannya yang pernah memberikan aku kebahagiaan saat bersamanya,kebahagian yang indah meski hanya sesaat. dia yang dulu selalu memberikan senyum di bibirku akan kelucuan keluguan dan kejujuran akan sikap dan tingkah laku nya, kini menjadi dia yang selalu membuat aku sedih kecewa marah bahkan menangis. dia yang selalu aku banggakan di depan teman-temanku akan perhatiannya padaku kini menjadi orang yang paling tidak ingin kudengar ketika orang lain menyebut namanya. dia yang kuimpikan akan menjadi seseorang yang terakhir dalam hidup ku menata kebahagiaan besama di sepanjang hidupku, kini menjadi dia yang paling menghancurkan impian itu.

Ingatkah kau saat kau bilang hanya aku yang ada dihati mu? ingatkah kau saat kau bilang hanya aku yang bisa mengobati luka yang pernah kau rasa? ingatkah kau saat kau bilang hanya aku yang bisa menghapus kenangan pahit dari masalalu mu? ingatkah kau akan kenangan-kenangan indah kita berdua?ingatkah kau akan perhatian-perhatian yang pernah kau berikan padaku?ingatkan kau akan yang pernah berkata jangan pernah berubah demi aku? . yahh mungkin kau tidak mengingatnya atau bahkan sudah melupakannya,namun kau harus tahu bahwa ingatan itu selalu muncul diotakku. aku tidak tau mengapa? tapi yang kutahu dengan jelas bahwa semakin kuat keinginanku untuk  melupakanmu semakin kuat pula rasa sakit yang kurasa.

Tahukah kau sampai saat ini aku masih ingat bahwa kau adalah penggemar terberat kopi,yah kopi yang disajikan dengan 3 sendok kopi dan 2 sendok gula. kau juga merupakan perokok aktif dengan rokok magnum yang sering kau sudut. jujur aku sangat membenci cowok perokok tapi entah kenapa saat kau yang merokok aku bisa memakluminya. aku berusaha menerima kau apa adanya. walaupun itu membutuhkan proses yang lama.

Tapi kenapa saat aku masih melalui proses itu kau malah pergi dari ku? aku bingung salahkah aku padamu?tapi jikalau aku salah kenapa kau tidak memberitahu padaku apa sajakah kesalahanku padamu hingga membuat mu berubah dan menjauh dariku?  aku terus bertanya-tanya marahkah kau padaku?atau bencikah kau padaku?atau bosankah kau padaku?entahlah hingga saat ini aku masih terus bertanya-tanya.


0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates