Senin, 13 Agustus 2012

Thumbs up Tips Mudah Belajar Bahasa Asing Dengan Memahami Kerja Otak


Quote:
Quote:
Kadang kita merasa bosan ketika mendengar ada pelajaran atau mata kuliah Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya karena kosakatanya sukar, cara pengucapannya sulit, tata bahasa membingungkan, dan masalah kebahasaan lain. Kurikulumpembelajaran Bahasa Inggris, misalnya, selama ini kaku dan terpaku pada teks saja itu memang sangat menyusahkan murid. Bahasainformasitips.com/tips-mudah-belajar-bahasa-asing-dengan-memahami-kerja-otak 2/8menjadi tidak menyatu dalam kehidupan sehari-harinya. Padahalsejak kita balita, kita sudah belajar bahasa.

Belajar bahasa adalah fenomena alami. Artinya, sebenarnya bahasa bisa dipelajarisecara natural tanpa harus melalu proses pembelajaran di kelas yang kesannya terpaksa, otak punya ‘sistem’ hingga kita bisa berbahasa ibu. Oleh karena itu, dengan mempelajari bagaimana otak belajar secara alami, diharapkan para guru bahasa asing bisa menerapkannya dan mengajarkan pada anak didiknya secara efektif.

Sudah lama diketahui bahwa otak memiliki beberapa bagian dan mempunyai peran masing-masing seperti bagian otak depan berperan untuk alasan abstrak dan perencanaan, sedangkan otak bagian belakang berperan untuk indera penglihatan. Hingga sekarang, hal itu dipercaya bahwa bagian-bagian yang terspesifikalisasi ini telah berkembang darisebuah rekam jejak genetis yang menentukan fungsi area spesifik pada otak. Artinya, area ini memang sudah terdesain sejak kita lahir.


Gejala baru menunjukkan bahwa otak itu jauh lebih lunak dari yang selama ini kita pikirkan. Penemuan terbaru menunjukkan bahwa fungsi tertentu pada bagian yang spesifik tidak terbagisejak bayi melainkan terbentuk berdasarkan pengalaman dan pembelajaran. Jika dianalogikan dengan komputer akan seperti ini, otak kita ketika masih muda atau anak-anak adalah hardware yang belum terinstall software. Software di otak ini memanfaatkan kapasitas pengolahan yang luar biasa dari otak dalam bentuk fungsi-fungsi khusus, seperti penglihatan, bau, dan bahasa. Semua individu harus memperoleh atau mengembangkan perangkat lunak mereka sendiri untuk memanfaatkan kekuatan pengolahan otak sejak mereka dilahirkan.

O’Leary dan Stanfield dalam jurnalBrain Research-nya melakukan percobaan pada tikus. Jaringan kortikal yang dipindahkan dari lokasi aslinya ke lokasi baru di otak hewan muda mengambilstruktur dan fungsi lokasi baru dan bukan dari lokasisemula. Lebih khususnya, neuron di korteks visual tikus telah ditransplantasikan ke daerah otak yang biasanya terkait dengan tubuh dan fungsisensorik. Jaringan transplantasi tersambung ke fungsisepertisomato-sensorik neuron dan menghilangkan kapasitas untuk memproses informasi visual.


Demikian juga jika input dari mata dialihkan dari apa yang biasanya akan menjadi daerah visual otak ke area yang biasanya menjadi area pendengaran dari otak, daerah yang menerima input visual mengembangkan kapasitas untuk memproses informasi visual, bukan pendengaran. Dengan kata lain, input inilah yang menentukan fungsi area tertentu pada area otak. Penemuan ini mengindikasikan hal yang penting kepada para pengajar bahasa asing, bahwa mereka tidak perlu menyerah kepada murid yang telah dewasa.

Selain itu, sebuah jurnal online CerebralCortex memaparkan bahwa orang yang memiliki ukuran Heschl’s gyrus pada otak kirinya lebih besar akan lebih mudah mempelajari bahasa asing. Akan tetapi penelitian yang dipimpin oleh Patrick Wong dari Northwestern University, Illinois, hasilnya hanya berlaku pada kemampuan tonal atau logat yang khas, bukan kosakata itu sendiri, misalnya bahasa China.


Apa implikasi dari temuan ini dalam dunia pengajaran?

1. Penerapan bahasa pada kehidupan nyata.
Pengajaran yang efektif harus mencakup fokus secara keseluruhan. Kaitkan mekanisme ejaan kepada siswa dengan penggunakan bahasa tulis yang bermakna yaitu mengekspresikan diri dengan menulis buku harian, misalnya, juga memberikan motivasi penting untuk belajar membaca dan menulis. Kemahiran kosakata siswa dapat ditingkatkan ketika diaplikasikan dalam dunia nyata yang sangat dekat sekali dengan mereka. Misalnya ketika mereka mendengar kata doggie. Pada saat yang sama, rangkaian otak auditori untuk kata doggie diaktifkan, dan rangkaian otak visual juga diaktifkan. Aktivasisimultan rangkaian pada area yang berbeda pada otak itu dinamakan proses paralel.



2. Belajar melalui kesalahan.
Kadang seseorang malu ketika akan mempraktekkan bahasa yang telah kita pelajari karena kita khawatir kita melakukan kesalahan dan ditertawakan oleh orang lain. Ketika terjadi kesalahan, ia akan malu dan justru kata atau kalimat itu akan meninggalkan jejak atau kesan di otaknya, dan ia akan terus mengingatnya dan mencari yang benar. Jadi, seorang pengajar harus mendorong-dorong siswanya untuk terus mencoba. Kesalahan adalah wajar. Yang terpenting dari belajar bahasa adalah praktek, praktek, dan praktek.


3. Mengenal kosakata melalui pendekatan emosi
Penelitian tentang otak menunjukkan bahwa perintah pusat otak yang lebih tinggi memusat pada proses yang kompleks, informasi yang abstrak dapat mengaktifkan dan berinteraksi dengan pusat-pusat perintah otak yang lebih rendah, begitu juga sebaliknya. Mengajarisiswa beberapa ekspresi emosisederhana (kosakata dan idiom) dan bisa memunculkan konteks berbicara tentang emosi yang berbeda dan situasi yang bisa menimbulkan emosi yang berbeda pula. Jumlah kosakata siswa dapat ditingkatkan saat itu juga karena telah tertanam dalam konteks dunia nyata yang kompleks dan akrab bagi mereka. Siswa perlu waktu dan pengalaman atau praktek untuk mengkonsolidasikan pengetahuan dan keterampilan baru supaya menjadi lancar dan terartikulasi.


4. Sedikit namun rutin.
Pada tahap pertama belajar, rangkaian syaraf otak diaktifkan secara sedikit demisedikit, tidak utuh, dan masih lemah. Hal ituseperti melihat sekilas foto dan sangat kabur. Dengan beberapa kali pengulangan dan praktek, gambar tersebut akan menjadi lebih jelas dan lebih detail. Dengan adanya proses tersebut, tidak dapat dipungkiri bahwa belajar memang memerlukan waktu yang lama. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa siswa dapat belajar lebih efektif jika dilakukan secara rutin meskipun dalam tempo yang relatif pendek.


Ada banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk belajar. Misalnya mengajak siswa menghafalkan kosakata ketika di berada angkutan umum, mencoba menamai benda-benda yang siswa temuiselama di jalan, mengingat kembali ketika makan, bahkan mencoba melafalkan kalimat ketika mandi.
Membuat flash card yang berisi kosakata ata membuat catatan di buku note kecil yang muat untuk saku juga akan sangat membantu.
Jadi ketika ada seseorang yang bilang, “Kamu harus pergi ke Inggris atau Amerika supaya bisa berbahasa Inggris,” itu memang benar.
Namun demikian kita tidak harus benar-benar pergi kesana, hanya menciptakan suasana saja.

sumber



Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

6 Penyakit Ringan Tapi Menjengkelka



KOMPAS.com – Gangguan kesehatan seperti cegukan, kulit kering atau lecet-lecet mungkin tidak mengancam nyawa seseorang. Tetapi ketika gangguan ini muncul, Anda tetap akan merasa tidak nyaman, menyakitkan, memalukan, atau* menjengkelkan.
Di antara Anda mungkin ada yang bersikap cuek saat gangguan kesehatan ini muncul atau kemudian menunggu kondisi menjadi lebih baik dengan sendirinya. Namun ada pula yang berusaha melakukan hal-hal sederhana untuk mengusir jauh-jauh gangguan kesehatan ini.
Mengutip dari Foxnews, berikut ini rangkuman gangguan kesehatan secara umum dialami banyak orang, bagaimana mengatasinya, dan kemungkinan untuk dikonsultasikan dengan dokter.

Spoiler for Pertama:
1. Air masuk ke telinga
Saat berenang, air bisa masuk ke dalam saluran telinga dan mengganggu pendengaran Anda. Jika gangguan ini menimpa, menurut Dokter Rachel C. Freeman, asisten Profesor Pediatric di Universitas Indiana di Indianapolis, Anda cukup memiringkan kepala dengan arah tertentu yang bertujuan agar air di telinga dengan sendirinya keluar.
Selain itu, Anda bisa memanfaatkan pengering rambut untuk mengeringkan air dari telinga. Namun, pastikan agar jarak pengering rambut tidak terlalu dekat dengan telinga. Pun, saat pengaturan tombol pengering rambut usahakan selembut mungkin. Karena bila angin dari pengering rambut ini terlalu panas dan terlalu kencang, mala dapat membakar terlinga dan merusak pendengaran. Jika telinga Anda terluka, berwarna merah, dan mengeluarkan cairan berarti telinga mengalami infeksi. Kondisi inil mewajibkan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter.


Spoiler for Kedua:
2. Cegukan
Cegukan terjadi ketika diafragma pernafasan Anda tiba-tiba menjadi tidak beraturan tanpa sengaja, pita suara akan tertutup dan setiap tarikan napas menimbulkan suara “hik” yang familiar. Cara klasik untuk mengobati cegukan adalah minum segelas air atau mencoba menahan nafas sesaat. “Cara-cara ini dapat membantu alur pernafasan menjadi lebih rileks dan menghentikan cegukan,” kata Freeman, salah yang juga seorang penulid buku Don’t Cross Your Eyes—They'll Get Stuck that Way!.
Apabila trik ini tidak membantu, biarkan cegukan Anda berlangsung lebih lama karena mereka akan terhenti dengan sendirinya. Tetapi, segeralah minta bantuan dokter jika cegukan berlangsung lebih dari tiga jam bahkan membuat Anda kesulitan bernafas.


Spoiler for Ketiga:
3. Mulut kering
Mulut kering terjadi karena produksi air liur menurun, salah satunya karena faktor kurang minum. Mulut yang kering juga terjadi karena efek samping obat-obatan, seperti obat antidepresan sampai antihistamin. Apabila mulut kering sangat mengganggu aktivitas, perbanyaklah minum. Atau, anda bisa mengunyah permen karet dengan kadar gula rendah. Sebaiknya kurangi kafein dan berhentilah merokok. Anda juga dapat mengatasi masalah gangguan kesehatan ini dengan produk perawatan mulut seperti pelembab, spray, dan gel.
“Jika tak satupun usaha Anda membuahkan hasil, maka pergilah ke dokter. Karena bisa jadi ada penyakit lain seperti infeksi pernafasan, sinusitis, atau diabetes,” kara Roshini Raj, MD, editor di Health Magazine.


Spoiler for Keempat:
4. Melepuh
Gangguan satu ini bisa terjadi, misalnya pada lapisan kulit kaki Anda. Melipuh bisa terjadi* karena gesekan sepatu dengan kaki yang menimbulkan gelembung berisi cairan di bawah lapisan kulit. Luka bakar dan luka pada kulit bisa juga menyebabkan kulit melepuh. Menurut Freeman, cara paling benar untuk mengatasi kulit melepuh adalah membiarkannya.
“Melepuh bisa terjadi pada kita dengan mudah, dan jangan pernah memencet mereka kecuali bentuknya sangatlah besar. Bila terpaksa dipencet, pastikan agar tangan Anda bersih atau gunakan jarum yang steril untuk mengeluarkan cairannya,” katanya.
Anda harus ke dokter jika daerah sekitar kulit yang melepuh berwarna merah atau mulai mengeluarkan cairan berbau, ini sudah pasti indikasi kulit mengalami infeksi.


Spoiler for Kelima:
5. Leher kaku
Memposisikan kepala dalam posisi tidak tepat selama jangka waktu tertentu, seperti menggunakan telepon atau laptop dapat membuat otot-otot leher Anda menjadi tegang, kemudian terasa sakit dan kaku. Agar leher tidak kaku, maka pastikan postur tubuh Anda tepat di setiap kegiatan Anda. Jika sedang bekerja di kantor, pastikanlah kursi, meja, papan ketik, dan monitor membuat kerja Anda terasa nyaman. Aturan yang sama juga berlaku di rumah.
“Cara terbaik untuk menggunakan laptop adalah dengan meletakkannya di meja, bukan di atas pangkuan juga bukan dengan layar dan papan ketik lebih rendah dari jangkauan mata Anda,” kata Raj.
Apabila leher kaku tidak bisa digerakkan dalam jangka waktu maksimal seminggu, padahal Anda sudah mencoba mengurangi rasa sakit dengan penghilang rasa sakit, bantal pemanas, pijatan dan sebagainya, maka tindakan terakhir adalah berkonsultasi ke dokter.


Spoiler for Keenam:
6. Bibir pecah-pecah
Bibir terkadang terpecah-pecah karena pengaruh udara terlalu panas atau dingin, juga bisa karena terpapar matahari terlalu lama. Kulit pada bibir cenderung lebih tipis ketimbang kulit lain di wajah. Selain itu, kulit pada bibir tidak mengandung kelenjar minyak sehingga akan kering lebih cepat. Kondisi kering pada bibir ini rentan menyebabkan bibir pecah-pecah disertai rasa nyeri.
Untuk mengatasi bibir pecah-pecah, sebaiknya jangan membasahi bibir dengan ludah karena justru membuat makin buruk. Lebih baik Anda menggunakan pelembab bibir karena akan melindungi kulit halus pada bibir Anda dan membantu menyembuhkan kekeringan.
Dermatologis merekomendasikan penggunaan pelembab bibir dengan perlindungan ekstra dari matahari. Jauhi pelembab yang mengandung bahan kayu putih dan kapur barus karena akan memperburuk bibir.
Jika pelembab tidak bekerja maksimal untuk Anda, maka pergi berkonsultasilah dengan dokter. Kemungkinan bibir pecah-pecah ini adalah pertanda tubuh kekurangan vitamin.

Masjid Tertua Pulau Jawa Ada di Gresik





Quote:

Quote:
Tidak banyak catatan sejarah bercerita mengenai keberadaan Masjid Pesucinan yang berlokasi di Dusun Pesucinan, Desa Leren, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Masjid peninggalan Syekh Maulana Malik Ibrahim ini, dipercaya penduduk setempat dan beberapa ahli sejarah merupakan masjid tertua di Pulau Jawa, meski catatan itu belum menunjukkan bukti kevalidan karena data temuan sejarah belum seberapa jelas.

Namun, bila mengacu pada perjalanan Maulana Malik Ibrahim ke Pulau Jawa, maka daerah yang dituju pertama kali adalah Desa Sembalo yang berada dalam kekuasaan Majapahit, dan sekarang merupakan Desa Leran, Kecamatan Manyar, atau 9 kilometer utara dari pusat Kota Gresik.

Acuan itu, bisa dijadikan dasar kepercayaan masyarakat Desa Leran untuk menyebut Masjid Pesucinan sebagai masjid tertua di Pulau Jawa. Karena dalam sejarah Wali Songo, Sunan Gresik atau nama lain Maulana Malik Ibrahim merupakan wali yang tertua dari sembilan wali yang ada.

Awal kedatangannya ke Desa Leran sekitar tahun 1389 Masehi, Maulana Malik Ibrahim langsung mendirikan masjid, dan nama "Pesucinan" diambil bertujuan untuk mensucikan masyarakat setempat yang dulunya mayoritas beragama Hindu-Budha. Sehingga daerah itu kini sudah dikenal dengan Dusun Pesucinan.

"Dinamakan Pesucinan, karena masjid ini merupakan tempat mensucikan diri bagi warga yang akan masuk Islam, dan salah satu alat mensucikan adalah membasuh wajah dengan air kolam yang berada di samping masjid," kata Sujdito, salah satu jamaah masjid yang sudah menetap tujuh tahun di wilayah Dusun Pesucinan.

Bukti kolam yang konon buatan sendiri dari Mualana Malik Ibrahim dengan ukuran sekitar 3x3 meter itu, kini masih bisa dilihat dengan mata telanjang di samping masjid, meski telah dibangun kolam lain sebagai tempat wudlu para jamaah.

Penduduk setempat percaya, kolam itu memiliki khasiat menyembuhkan segala penyakit, sebab rasa airnya berbeda dengan dengan beberapa kolam yang ada di sisi kiri dan kanan masjid, bahkan kolam atau sumur baru buatan warga desa.

"Air yang ada di kolam samping Masjid Pesucinan rasanya tawar, meski di sisi kiri dan kanan masjid dikelilingi tambak. Sedangkan apabila warga membuat kolam atau sumur baru, rasanya asin. Oleh karena itu, masyarakat setempat percaya jika kolam itu buatan asli dari kanjeng sunan," papar Sujdito.

Selain kolam, dua bukti peninggalan Maulana Maghiribi atau nama lain dari Maulana Malik Ibrahim yang masih tersisa di masjid itu adalah pucuk kubah masjid dan mimbar tempat penceramah.

Takmir Masjid Pesucinan, Abdul Rouf mengatakan, konstruksi mimbar masih dipercaya seperti aslinya, meski ada bagian-bagian yang telah beberapa kali diperbaiki dengan cara menambal bagian-bagian yang kropos.

Sementara pucuk kubah yang tetap diletakkan di atas masjid juga dipercaya peninggalan Maulana Maghiribi, meski secara keseluruhan bagian bangunan masjid telah mengalami perubahan, dan terakhir renovasi dilakukan pada tahun 2005.

Sehingga, secara kasat mata masjid sudah tampak seperti masjid baru pada umumnya, ditambahi beberapa ornamen modern berupa gapura masjid dan dihiasi ukiran arab.

"Sebelum dilakukan renovasi, lantai dasar masjid juga terbuat dari kayu. Namun kini sudah berubah dari keramik dan ditutup dengan karpet, sementara kayu-kayu yang asli sebagian ditaruh di Museum Gresik," papar Rouf yang sudah tujuh tahun menjadi takmir di masjid.

Ia mengatakan, sejumlah tim arkeologi dan purbakala juga pernah mendatangi masjid, kemudian mengamankan sejumlah barang peninggalan masjid guna penelitian, salah satunya bedug masjid yang telah disimpan rapi di museum.

"Kedatangan tim arkeolog dari Trowulan Mojokerto itu juga melakukan sertifikat tanah masjid sebagai peninggalan sejarah, sehingga meski telah dipugar, namun lokasi masjid masih diakui sebagai tempat bersejarah," ucapnya.
Quote:
Bukti Prasasti

Sementara itu, Sejarahwan asal Gresik, Mustakim mengatakan keberadaan Masjid Pesucinan, bisa disebut sebagai masjid tertua di Pulau Jawa, meski bukan yang pertama.

Ia mengatakan, ada dua sumber sejarah yang bisa dijadikan acuan, yakni sumber lisan yang merupakan cerita masyarakat, dan sumber tulisan berupa prasasti atau benda peninggalan yang ditemukan.

"Dalam tradisi lisan, masyarakat di wilayah Pesucinan secara turun menurun percaya keberadaan masjid ini sebagai bukti peninggalan Maulana Maghiribi," ujar Mustakim yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Sejarah Komisariat Gresik.

Bukti lain yang mendukung keberadaan masjid sebagai peninggalan sejarah adalah beberapa literatur yang menyebutkan jika penyebaran Islam di Tanah Jawa diawali dari Desa Leran.

Hal ini bisa dilihat dengan ditemukannya Prasasti Leran di nisan makam Fatimah binti Maimun yang wafat pada tahun 1082 masehi. "Fatimah merupakan pendakwah Islam pertama di Tanah Jawa, bahkan boleh jadi di Nusantara," tukasnya.

Berbagai pendapat lain menyatakan, jika kakek Fatimah bernama Hibatullah juga menetap di Leran dan menikah dengan wanita Desa Leran, bahkan dipercaya juga sudah membangun masjid.

"Dalam beberapa literatur, Islam masuk ke wilayah Gresik sekitar abad XI, dan bukti Prasasti Leran yang ditemukan di nisan makam Fatimah binti Maimun bisa dijadikan sebagai bukti tertua di Asia Tenggara," ujarnya.

Meski demikian, bukti sejarah lain masih perlu dicari dan digali, sehingga bisa memastikan keberadaan Masjid Pesucinan sebagai peninggalan Maulana Maghiribi.

Mustakim yang juga seorang penulis buku sejarah Gresik itu mengaku, telah beberapa kali menemukan bukti sejarah peradaban Islam di wilayah Kabupaten Gresik, sehingga bisa dipastikan Gresik adalah tujuan pertama para wali dalam menyebarkan syiar Islam.

Hewan-hewan yang 'Ikut' Berpuasa

berpuasa bukan hanya dilakukan manusia, tetapi hewan pun ada yang berpuasa. Hewan-hewan tersebut biasanya berpuasa bukan disaat tertentu saja melainkan karena memang seperti itulah cara hidup mereka. Hewan-hewan apa sajakah itu?

Ular

Spoiler for Ular:

Sebenarnya, hewan melata ini terkenal rakus karena mereka senang memakan hewan apa saja. Bahkan ular-ular besar sejenis Piton sanggup melahap anak kerbau untuk sekali telan. Untuk mengolah makanan hasil tangkapannya, perut ular membutuhkan waktu yang lama. Selama masa pengolahan itulah, ular tahan tidak makan atau berpuasa selama berhari-hari, bahkan sampai 2 hingga 3 minggu. Ular terhitung mulai berpuasa ketika dia memakan mangsanya. Setelah mendapatkan mangsanya, biasanya ular tidak melakukan aktivitas apa-apa. Ular akan mencari tempat bersembunyi, lalu berdiam diri saja. Pada saat berpuasa, biasanya ular menjadi lebih sabar, berkurang ganasnya, dan tidak mudah marah oleh godaan atau gangguan kecil. Saat mengakhiri puasanya, ular akan berganti kulit dan kemudian menjadi ular sebagaimana lazimnya.

Ikan Salmon
Spoiler for Ikan Salmon:

Habitat ikan salmon sebenarnya ada di lautan. Namun biasanya, ikan salmon secara bergerombol akan berimigrasi ke air tawar dengan salah satu tujuannya adalah untuk bertelur. Migrasi yang harus menempuh jarak ribuan mil itu membuat ikan salmon harus berpuasa dari makanan selama berbulan-bulan. Karena dalam perjalanan yang panjang dan sulit itu mereka tidak memiliki waktu untuk makan. Cadangan lemak dalam tubuhnya merupakan sumber makanan yang akan memberi kekuatan mengarungi perairan hingga mereka sampai ke sungai. Pemakaian cadangan lemak tubuh ini akan menyebabkan perubahan sisik pada ikan salmon. Mereka menjadi ramping dan gesit, sehingga mampu melarikan diri dari jaring penangkap ikan atau lari dari sergapan hewan pemburu lain. Namun pada kondisi ini, banyak juga ikan salmon yang mati karena luka atau keletihan sehingga akhirnya hanya sedikit yang berhasil sampai ke hulu sungai.

Kukang
Spoiler for Kukang:

Kukang juga merupakan hewan penggemar kegiatan berpuasa. Primata terkecil di dunia yang dilindungi karena terancam punah ini terkenal sebagai pemalas. Kegiatan sehariannya hanya tidur dan menggantung di atas pohon. Walau suasana di sekitar kukang tersebut penuh keributan, tetapi hewan yang beraktivitas di malam hari tersebut tetap dapat bertahan tidur hingga seharian penuh tanpa memakan apapun. Jika perutnya sudah benar-benar lapar, barulah ia bangun untuk mencari makanan.

Unta
Spoiler for Unta:

Kekuatan berpuasa unta lebih dahsyat lagi! Hewan padang pasir ini terbiasa tidak makan dan minum selama 3 minggu sambil berjalan berpanas-panasan melintasi padang pasir yang gersang. Unta menjadikan punuknya sebagai tempat menyimpan air dan makanan yang ia telan. Sedikit demi sedikit lemak di punuk tersebut akan ia gunakan sebagai sumber energi. Itulah sebabnya, setiap unta berpuasa ia akan kehilangan 33% berat tubuhnya. Jika punuknya tampak kempes, berarti persediaan makanan di tubuhnya mulai menipis. Saat unta mulai merasa haus, unta dapat meminum ratusan liter air hanya dalam waktu singkat.

Rabu, 08 Agustus 2012

pk


war capella vs procyon


baseng


Template by:

Free Blog Templates